Tuesday, January 25, 2011

I'm Promise

trouble maker by pratiwi hape at Tuesday, January 25, 2011

Pagi itu seperti biasa kuawali dengan bersujud pada Illahi di tengah dinginnya suasana pagi di desa tercinta. Kusibak gorden di kamarku, langit masih gelap. Hari ini aku harus balik ke surabaya. Kembali ditemani oleh bisingnya ibu kota serta ruwetnya keadaan sekitar. Tak ada sawah luas terbentang di hadapan. Tak ada gembala-gembala kambing di padang rumput. Tak ada lagi suara sang sapi dan kicau burung. Aduhai sungguh damai tinggal di desa. Merasa sangat menyesal masa kecilku di sebuah desa kecil di daerah Probolinggo telah kulewatkan begitu saja. Beberapa tahun silam, saat aku masih belum mengenal macetnya jalan protokol, belum pernah melihat seorang gadis kecil peminta-minta dengan kalengnya yang suka nongkrong di lampu merah atau ganasnya ibu kota.

Bersama mama, kunaiki sebuah bus jurusan paiton-probolinggo sebelum akhirnya harus menaiki bus jurusan probolinggo-surabaya. Sepertinya setiap jengkal jalan yang kulewati merupakan sebuah kenangan, sayup-sayup tergambar di otakku, tak begitu jelas. Tapi aku berusaha untuk terus mengingat dan tak ingin melupakannya.

Terdengar lagu kehilangan oleh Firman yang dilantunkan oleh seorang pengamen jalanan mengantarkan aku meninggalkan kota kecil yang sangat berjasa bagiku ini.. .

Hey, i will go there again. I’m promise.. .

-Pratiwi-

0 omelan:

Post a Comment

 

ExtraOrdinary Life Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Emocutez